Edwin Putro Mulyono adalah pemenang kategori piano dalam ajang MLDare2Perform Season 2. Anak muda asli Semarang, Jawa Tengah, ini ternyata sempat bikin heboh karena memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia Dunia (MURI) pada tahun 2009 silam. Saat usianya masih 12 tahun tersebut, Edwin memainkan 72 lagu tanpa henti di Mal Ciputra Semarang. Saat ini, Edwin Putro adalah salah satu personel MLD Jazz Project Season 2 yang paling muda.

Untuk lebih mengembangkan karirnya, Edwin Putro memutuskan hijrah dari Semarang ke Jakarta untuk mengenyam pendidikan musik di Universitas Pelita Harapan. Edwin juga pernah mendalami musik (electone) di Bu Yani Music School dan Lisna Piano Course.

Edwin dibesarkan oleh keluarga yang mencintai musik. Ia sudah les dan belajar organ sejak kelas 4 SD, sekitar satu tahun berselang, Edwin berpindah ke Piano Klasik menurut anjuran ibunda. Ketertarikannya akan musik yang besar membuat Edwin ingin mencoba genre yang lain, nah dari situ lah Edwin mulai melirik ke dunia jazz. Saat itu ayah nya mengajak ke suatu event jazz di daerah Semarang, ia melihat permainan dan vibe jazz beda banget dengan klasik. Selain itu, Edwin juga sempat belajar piano dengan pianist jazz asal Surabaya yang namanya cukup dikenal masyarakat luas terutama di dunia jazz yaitu Yudy Barlean.

“Beda banget bermain piano klasik yang harus sunyi, kalau lagi main jazz seru banget di sorakin dan penuh tepuk tangan bikin tambah semangat”, ungkap Edwin.

Edwin mengaku sangat mencintai musik jazz karena menurutnya musik jazz memiliki improvisasi dan chord yang unik dan menantang. Pengaruh terbesarnya dalam dunia musik jazz antara lain adalah Mc Coy Tyner, Oscar Peterson, Chick Corea, John Coltrane, Billy Harris, Indra Lesmana dan juga Fanny Kuncoro.